2 Nov 2015

Tips Belajar Crafting untuk Pemula

November 02, 2015 42
Seringkali saat ingin melakukan sesuatu yang belum pernah kita lakukan sebelumnya, kita dihadapkan pada situasi dilema harus memulai dari mana. Seperti saat ingin belajar membuat suatu kerajinan tangan misalnya, bagi kita yang sama sekali belum pernah melakukannya tentu hal ini akan terasa sangat sulit untuk dilakukan.

Nah jika ada di antara kalian yang juga pernah merasakan hal yang sama, dan tidak tahu harus mengadu kepada siapa, *curhat kalee , lalu apa yang harus dilakukan? Mungkin beberapa tips berikut bisa menjadi pencerahan agar sedikit membantu memecahkan dilema yang sedang dirasakan.




Referensi Tutorial
Sudah banyak sekali tutorial crafting yang bertebaran di dunia maya yang dapat kita jadikan sebagai referensi untuk belajar. Tutorial tersebut bisa kita dapatkan baik dari media sosial maupun melakukan pencarian di mbah Google.
Sebagai pemula, carilah tutorial (baik berupa gambar maupun video) tentang sesuatu yang ingin kalian buat dengan menambahkan kata kunci "untuk pemula" pada kolom penelusuran. Misalnya kita ingin membuat bros, maka kita bisa menuliskan kata kunci "tutorial membuat bros untuk pemula", atau juga bisa menggunakan kata kunci "cara mudah membuat bros".
Selain melalui media online, tutorial crafting juga bisa didapatkan melalui buku. Carilah buku tentang panduan dasar untuk membuat kerajinan tangan sesuai yang kita inginkan di toko buku terdekat.

Step by Step
Akankah lebih bagus jika melakukan sesuatu secara bertahap. Sebagai pemula, kerjakan dahulu dari hal yang menurut kita paling mudah dilakukan, anggap sebagai pemanasan. Jika sudah terbiasa maka secara tidak langsung pasti kita akan semakin mahir dan lebih kreatif. Untuk tahap awal, buatlah sesuatu yang sekiranya hanya membutuhkan alat dan bahan yang simple dan mudah didapatkan.

Makeover
Jika merasa bingung dan tidak sanggung mengerjakan dari awal, maka biasanya hal paling mudah dilakukan adalah menghias atau makeover sesuatu benda. Makeover ini akan lebih mudah dilakukan karena hanya menambahkan aksesoris atau sedikit melakukan perubahan pada barang yang sudah jadi.
Mulai dengan melakukan makeover pada benda di sekitar rumah kita yang sekiranya kurang menarik atau yang terlihat usang. Bisa pigura, kaos, sepatu, pensil, bahkan tas. Lalu cari inspirasi di google dengan kata kunci sesuai kebutuhan. Misalkan ingin melakukan makeover pada kaos polos, tulis kata kunci "makeover kaos polos" di kolom pencarian.

Bisa Karena Terbiasa
Ada istilah yang mengatakan "kita bisa karena terbiasa, jadi kita tidak bisa karena belum terbiasa". Maka sering-seringlah latih kemampuan kita dalam berkreasi untuk meningkatkan kreatifitas dan melatih jemari kita agar menjadi lebih luwes dan mahir dalam mengerjakannya.
Jika ingin praktek secara langsung dengan ahlinya, tidak ada salahnya untuk mengikuti workshop atau kursus sesuai dengan tema yang ingin kita ikuti. Namun memang membutuhkan budget yang tidak sedikit untuk mengikuti workshop ini dibandingkan dengan mengunduh tutorial dari Google.

Malu Bertanya Sesat di Jalan
Pepatah seperti ini tidak akan pernah ada matinya, terutama bagi kita yang masih dalam tahap belajar. Jangan pernah malu untuk bertanya kepada ahlinya jika ada hal yang tidak atau kurang kita mengerti dan pahami. Cobalah bertanya terlebih dahulu kepada teman kita yang lebih ahli di bidangnya, atau bisa juga bertanya di komunitas yang ada di media sosial maupun di situs forum tanya jawab. *Asal jangan bertanya pada rumput yang bergoyang :D .

Yes, I Can
Tanamkan sugesti ini pada diri kita. "Yes, I can..!! Jika orang lain saja bisa, mengapa saya tidak?". Secara tidak langsung sugesti ini akan menghilangkan keraguan serta menanamkan motivasi dan rasa percaya diri pada diri kita untuk memulai sesuatu *asal jangan kepedean maksimal aja yaa :p . Bukankah lebih bangga dan berkesan jika barang yang kita pakai adalah dari hasil karya kita sendiri?

----------------------------------

Tips di atas saya rangkum berdasarkan pengalaman pribadi dan juga wejangan masukan yang sering saya berikan pada teman-teman saya saat mereka merasa ragu dan tidak PD untuk memulai sesuatu, *bukan konsultan abal-abal :p . Semoga tips dari saya ini bermanfaat ya. Bagaimana, apakah teman-teman masih galau untuk ber-crafting ria?? Enggak kan, enggak donk..  :)


29 Okt 2015

Pajangan dari Botol Kaca Bekas

Oktober 29, 2015 9
Pajangan dari Botol Kaca Bekas


Menjelang musim pancaroba ini memang potensi penyakit bapil alias batuk pilek mulai banyak menyerang. Tubuh yang kurang fit menjadi salah satu sasaran sang virus untuk menyerbu. Beberapa anggota keluarga di rumah juga sudah mulai merasakan gejalanya. Sebelum tertular, maka saya perbanyak asupan sayur dan buah-buahan serta konsumsi vitamin C.

Kebetulan cuaca sedang panas-panasnya, langsung deh capcus ke minimarket terdekat untuk hunting minuman segar sekaligus yang mengandung vitamin C 1000mg itu tuh. Ini sih korban iklan healthy drink di TV yang katanya bisa bikin "Healthy Inside, Fresh Outside" itu, siapa tau dapet bonus body seksi dan langsing seperti model iklannya, hahahaha. (*ngarep) :D

Lalu apa hubungannya dengan judul artikel ini yang bertuliskan pajangan dari botol kaca bekas? Sabar bu, ini baru akan saya jelaskan. Botol bekas minuman ini nih yang sayang untuk saya buang. Awalnya bingung mau dipakai untuk apa, tapi saya suka botol imut ini. Mau di cat, tapi belum punya cat-nya.

Akhirnya terbesit untuk menjadikan botol kaca bekas ini sebagai pajangan 2in1. Maksudnya, punya fungsi ganda yaitu selain jadi pajangan tapi juga bisa berfungsi untuk sesuatu. Maka jadilah si botol kaca bekas sebagai tempat karet warna.

Pajangan dari Botol Kaca Bekas

Tanpa pikir panjang segera saya cuci dan bersihkan botol tersebut, termasuk melepas kertas label yang menempel di sisi luar botol. Setelah di-lap dan botol kaca telah kering, tinggal dimasukkan beberapa karet warna ke dalam botol. Lalu saya pajang di rak kamar deh, lucu juga ternyata. Lumayan bisa membantu mengurangi jumlah sampah kan, hihi..


28 Okt 2015

Cara Memasang Peniti Bros yang Lepas

Oktober 28, 2015 2


Punya bros unyu-unyu bin lucu dan menggemaskan tapi setelah beberapa kali pakai tiba-tiba penitinya lepas dari bros. Mau balikin si peniti supaya nempel lagi, tapi gak punya lem tembak. Ngejahit juga ribet. Duhh, di situ kadang saya merasa sedih ( *sambil ngedumel sendiri nyalahin si penjual bros "ini sih, brosnya cuman di lem aja, gak dijahit, gak kuat kan jadinya!!!" ) .

Pasti kalian juga pernah mengalami hal yang serupa. Biasanya yang kita lakukan adalah membuang bros tersebut karena merasa si bros sudah tidak bisa dipakai lagi walaupun sebenarnya kondisi bros tersebut masih bagus.

Mulai sekarang buang jauh-jauh pemikiran tadi. Karena sebenarnya peniti bros yang terlepas dari induknya ( *lu kira anak ayam?hehe ) masih bisa dipasang kembali menggunakan peralatan seadanya. Bagaimana caranya? Sini, aku bisikin, hihihii...

NB: Cara ini khusus digunakan untuk bros yang penitinya dipasang menggunakan lem tembak (hot glue) .

Senjata utama yang dibutuhkan untuk memasang peniti yang terlepas dari bros adalah hairdryer. Nyalakan hairdryer lalu hembuskan ke arah lem tembak (glue gun) yang menempel di bagian belakang bros dan atau yang menempel di bagian alas peniti (jika ada). Lakukan hingga lem tembak meleleh karena terkena hembusan udara panas dari hairdryer.

Selagi lem tembak meleleh, segera tempelkan peniti ke lem tersebut lalu matikan hairdryer. Tunggu hingga lem mengering. Dan bros kamu sudah berfungsi kembali dan siap dipakai.

Cara Memasang Peniti Bros yang Lepas


Jika kalian tidak memiliki hairdryer, bisa digantikan dengan menggunakan korek api atau lilin. Caranya cukup dengan meletakkan bagian yang ada lem-nya di dekat api. Usahakan hanya memanfaatkan udara panas di sekitar api, jangan terkena api secara langsung agar lem tidak berubah warna menjadi kehitaman, atau alih-alih malah bros kamu menjadi terbakar, hehe.

Tips ini juga bisa digunakan untuk memasang kembali mutsin atau bagian lain dari bros yang terlepas dari lem-nya. Selain itu juga bisa bermanfaat untuk memasang kembali bagian aksesoris yang terlepas atau barang lainnya yang ditempelkan menggunakan lem tembak.

Jika kalian mempunyai lem tembak dan ingin agar peniti bros lebih kuat terpasang, tidak ada salahnya mengganti alas brosnya dengan cara berikut. Cek di sini untuk Tips Memasang Peniti pada Bros.

Mudah bukan?? Selamat mencoba.. ;)


27 Okt 2015

Selamat Hari Blogger Nasional 2015

Oktober 27, 2015 31


Hari ini, 27 Oktober 2015, adalah hari Selasa ( *Ehh apaan sih :D ).  Sebelum saya melihat status beberapa teman di Facebook, awalnya saya benar-benar tidak tahu jika hari ini diperingati sebagai "Hari Blogger Nasional", asli ini mah ( *maklum blogger newbie :D ). Bahkan tagar #HariBloggerNasional sempat menjadi "trending topic" di jejaring sosial Twitter. Maka, segera saya keluarkan jurus googling untuk mencari tahu mengapa tanggal 27 Oktober disebut sebagai Hari Blogger Nasional.

Ternyata, konon pada 27 Oktober 2007, Hari Blogger Nasional pertama kali ditetapkan pada saat pembukaan pesta blogger oleh Bapak Muhammad Nuh, yang pada saat itu menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika pada periode 2007-2009. Dan hari ini merupakan kali ke-delapan perayaan Hari Blogger Nasional, yang juga turut dimeriahkan dengan adanya acara Blogger Camp 2015 yang dilaksanakan mulai tanggal 26 - 27 Oktober 2015. Blogger Camp merupakan ajang berkumpulnya para blogger yang tersebar di seluruh Indonesia untuk saling berbagi ilmu, menambah wawasan dan tentunya camping bersama ( *sebenarnya cocok buat saya yang kurang piknik ini ) , dan kali ini dilaksanakan serentak di empat kota di Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya, Makasar, dan Purwokerto. Acara Blogger Camp kali ini bertemakan "membangun kredibilitas blog".

Ah ketinggalan berita banget yah saya :D . Bai de wei, tema Blogger Camp 2015 ini cukup membuat saya terkesan, mengingat belakangan ini banyak tersebar beberapa blog yang kontennya justru bersifat provokatif dan juga asal copas (copy-paste) hanya untuk mengejar traffic / jumlah pengunjung semata ( *sedihnya tuh di sini ) . Semoga di tahun ini dan kedepannya blogger Indonesia semakin berjaya dan selalu meningkatkan kredibilitasnya dalam berbagi hal positif dan bermanfaat bagi para pembacanya.

Selamat Hari Blogger Nasional...    ^__^



17 Okt 2015

Tips Memasang Peniti pada Bros

Oktober 17, 2015 0
Tips Memasang Peniti pada Bros


Salah satu point penting pada bros terletak pada kekuatan peniti bros. Seringkali orang menganggap bros tersebut kurang berkualitas karena peniti bros yang sering lepas karena hanya ditempelkan menggunakan lem tembak. Sayang kan kalau teman-teman crafter yang sudah membuat bros dengan karyanya yang bagus nan indah namun dianggap kurang berkualitas hanya karena penitinya mudah lepas dan kurang rapi karena lemnya terlihat.

Agar tidak mudah lepas, biasanya ada beberapa bros yang penitinya dipasang dengan cara dijahit di bagian lubangnya. Namun ada beberapa orang yang kurang menyukai cara ini karena jahitannya terlihat. Cara lain yang biasa digunakan adalah menyembunyikan bagian alas peniti di dalam alas bros, seperti yang akan saya jelaskan berikut ini.

  1. Pertama-tama siapkan kain flanel sebagai alas penutup bros, lalu potong berbentuk lingkaran dengan ukuran lebih kecil dari bros (pastikan alas tersebut dapat menutupi bagian belakang bros agar terlihat rapi). Lalu letakkan peniti bros di tengah-tengah alas flanel dan beri tanda (ikuti tanda garis putus-putus berwarna merah pada gambar) untuk membuat lubang pada alas flanel.
    ( * Klik pada foto untuk memperbesar gambar )

    Tips Memasang Peniti pada Bros


  2. Buat lubang kecil pada alas flanel sesuai tanda tersebut menggunakan gunting atau cutter.

    Tips Memasang Peniti pada Bros


  3. Lepaskan jarum peniti bros pada pengaitnya. Lalu pasang peniti pada alas flanel dengan cara memasukkan bagian ujung pengait peniti melalui salah satu lubang alas flanel, kemudian masukkan bagian ujung jarum peniti melalui lubang alas flanel yang lainnya.

    Tips Memasang Peniti pada Bros


    Tarik melalui lubang alas flanel hingga bagian alas peniti bros berada di bawah alas flanel (dan bagian pengait serta jarum peniti berada di bagian atas alas flanel) seperti pada gambar.

    Tips Memasang Peniti pada Bros
    tampak atas (kiri) dan tampak bawah (kanan)
    bagian alas flanel setelah dipasang peniti  


  4. Beri lem tembak pada bagian bawah alas flanel di sekeliling sisi lingkaran dan pada bagian alas peniti, lalu tempelkan pada bagian bawah bros.

    Tips Memasang Peniti pada Bros


Kini bros buatan aku semakin cantik dan terlihat lebih rapi. Dan bagian peniti brosnya tidak mudah lepas karena tercover oleh alas bros. :)


Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros

Oktober 17, 2015 19
Saya termasuk orang yang suka sayang kalau lihat barang-barang yang menurut saya lucu tapi harus dibuang, seperti botol bekas minuman kemasan yang bentuk dan warnanya unik. Please jangan bilang saya pelit :p , tapi saya memang menggemari produk daur ulang. Suka gemes kalau lihat sampah yang lucu-lucu, pengen diubek-ubek jadi sesuatu, tapi bukan berarti saya suka mungutin sampah ya :D .

Setelah sebelumnya saya share tentang botol bekas "mijon" yang saya sulap menjadi Tempat Pensil dari Botol Plastik Bekas untuk saudara sepupu saya, kali ini saya akan memanfaatkan tutup botolnya untuk saya buat menjadi bros.


Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros



Bahan dan alat yang dibutuhkan :

  1. Tutup botol bekas
  2. Renda kecil
  3. Renda sedang
  4. Kain perca
  5. Flanel
  6. Peniti bros
  7. Jarum & benang
  8. Lem tembak / hot glue

Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros



Langkah-langkah membuatnya :

  1. Potong kain perca berbentuk lingkaran dengan diameter 2,5 kali lipat dari diameter tutup botol.

  2. Jahit jelujur mengikuti garis putus-putus warna merah pada sekeliling kain seperti gambar di bawah ini.

    Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros


  3. Serut kain dengan sedikit menarik jahitan jelujur hingga kain berbentuk kantung dan masukkan tutup botol ke dalamnya. Lalu serut kain hingga rapat dan membungkus tutup botol, dan jahit mati.

    Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros


  4. Pasang renda kecil di sekeliling sisi samping tutup botol dengan lem tembak.

    Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros


  5. Pasang renda ukuran sedang di bagian bawah tutup botol, dan beri aksen lipit pada renda. Rekatkan dengan lem tembak.

    Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros


  6. Pasang peniti bros menggunakan lapisan flanel di bagian bawah bros agar rapi. Baca di sini untuk Tips Memasang Peniti pada Bros.

    Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros



Sebagai pemanis, kalian juga bisa menambahkan aplikasi bunga kecil di salah satu sudutnya. Karya dari tutup botol bekas ini selain dijadikan sebagai bros, juga bisa diaplikasikan menjadi bando atau jepit rambut. Selamat mencoba :)

Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros



Tempat Pensil dari Botol Plastik Bekas

Oktober 17, 2015 5
Sebenarnya tutorial kali ini terinspirasi dari hasil karya crafter bule-bule kece nun jauh di sana. Tutorial yang saat itu sedang saya lihat adalah tutorial membuat dompet uang koin dari pantat bagian bawah botol bekas minuman ringan berwarna hijau.

Lalu saya teringat dengan botol kemasan minuman isotonik yang berwarna biru tua itu. Dan terpikir oleh saya untuk mencontek mengembangkan tutorial tadi menjadi tempat pensil/ alat tulis. :D


Tempat Pensil dari Botol Plastik Bekas


  Bahan yang dibutuhkan :

  1. Botol plastik bekas (2 buah)
  2. Resleting (ukuran untuk celana)
  3. Lem Tembak / hot glue
  4. Solder / setrika
  5. Kain perca
  6. Kancing (*optional)


Cara membuatnya :

  1. Siapkan 2 buah botol plastik bekas yang berukuran sama. Yang saya gunakan adalah botol minuman Mi*one. Potong bagian bawah kedua botol tersebut dengan mengikuti bagian garis putus-putus berwarna merah seperti gambar di bawah ini :
    Botol A, sebagai "tutup" tempat pensil.
    Botol B, sebagai "wadah" tempat pensil.

    Tempat Pensil dari Botol Plastik Bekas
    NB :
    - Jika menggunakan botol lainnya, ukur panjang botol yang akan dipotong agar sesuai dengan panjang pensil.
    - Jangan buang dulu sisa potongan atau bagian botol yang tidak terpakai, salah satunya seperti pada bagian tutup botol, karena masih bisa dimanfaatkan untuk karya/keperluan lainnya. Lihat di sini untuk melihat tutorial Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros.

  2. Sebelum digunakan, haluskan terlebih dahulu kedua bekas potongan botol yang masih kasar menggunakan solder / setrika dengan tingkat panas yang medium.

  3. Potong kain perca dengan ukuran 5cm x 5cm (untuk menyambung resleting)
    Kemudian lipat dan rekatkan pada kedua ujung resleting dengan lem tembak sehingga membentuk lingkaran seperti pada gambar. Sesuaikan lingkaran resleting dengan lingkaran ujung botol.

    Tempat Pensil dari Botol Plastik Bekas

  4. Tempat Pensil dari Botol Plastik Bekas



  5. Untuk menambahkan aksen tali, potong kain dengan ukuran 4cm x 8cm. Lipat dan rekatkan dengan lem tembak seperti gambar pola di bawah ini.

    Tempat Pensil dari Botol Plastik Bekas
    Klik pada gambar untuk memperbesar gambar pola

    Rekatkan aksen tali pada sambungan resleting. 

    Tempat Pensil dari Botol Plastik Bekas


  6. Beri lem tembak pada bagian dalam dekat potongan botol B (wadah tempat pensil), lalu tempelkan dengan salah satu sisi resleting.

    Tempat Pensil dari Botol Plastik Bekas


    Lakukan hal yang sama pada botol A (tutup tempat pensil) dengan sisi resleting yang satunya.

    Tempat Pensil dari Botol Plastik Bekas


  7. Tempelkan kancing berwarna-warni pada bagian tutup tempat pensil sebagai aksesoris.

Dan selesai...!!  Tempat alat tulis ini siap dipakai dan diadopsi sepupu saya yang masih bersekolah di TK. "Lucu" katanya.. :D



Tinggal masukkan pensil, bolpoin, spidol, penggaris dan alat tulis lainnya ke dalam tempat pensil ini. Siapa sangka tempat pensil yang cantik ini dibuat dari "sampah", hehe.



15 Okt 2015

Homemade Garlic Bread Praktis tanpa Oven

Oktober 15, 2015 6


Ini namanya rejeki anak solehah, karena kemarin walau tak ada hujan tak ada angin dapat kiriman roti dari tetangga yang jumlahnya cukup waow, hehe :p . Entahlah ini jenis roti apa, tanpa isi dan tebal dengan rasa sedikit gurih berbentuk lonjong seperti roti baguette namun dengan ukuran yang sedang.

Hari ini, si roti masih tersisa 5 buah. Sayang kalau tidak dimakan dan akhirnya terbuang, mubadzir kan.... *aslinya sih doyan :p . Tapi bosan juga kalau makan roti yang "itu-itu" aja. Jadi, langsung deh tadi sore saya eksekusi di dapur untuk mengolahnya menjadi homemade garlic bread (baca: roti bawang putih ala rumahan) dengan bumbu ala kadarnya :D .

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat garlic bread ala Ayumna ini adalah:
Roti baguette ( potong menyerong agak tebal)
(Alternatif lainnya bisa menggunakan roti yang tebal atau roti tawar)

Bahan olesan :
3 sdm margarin / butter (lumatkan)
½ sdt oregano kering
2 siung bawang putih (parut)

Cara membuatnya :
  1. Siapkan teflon / wajan panggangan di atas kompor dengan api kecil.
  2. Sementara itu campurkan bahan olesan menjadi satu dan aduk rata. Lalu oleskan merata ke salah satu sisi roti yang telah dipotong.
  3. Panggang kedua sisi roti di atas wajan, hingga berwarna kecoklatan.




Sajikan di atas piring dan roti siap dinikmati selagi hangat. Bisa ditambahkan dengan cocolan mayonaise dan tomat pasta. Syukurlah rotinya cepat ludes dan kami siap menerima hibahan roti lagi :p .

Selamat mencoba :)


13 Sep 2015

10 Sumber Inspirasi Kreasi Handmade

September 13, 2015 5
10 Sumber Inspirasi Kreasi Handmade



Ide untuk menghasilkan suatu karya, entah itu menulis, memasak, crafting, menjahit, melukis maupun hasil karya lainnya, bisa datang kapan saja dan dari mana saja. Meskipun ide untuk berkarya itu tiada batas, namun seringkali suatu ketika seseorang (crafter pada khususnya) akan menemukan jalan buntu atau mentok nggak dapat ide apapun untuk berkarya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, biasanya yang mereka lakukan adalah mencari sumber inspirasi untuk menggali dan mengembangkan lagi kemampuan dan idenya dalam membuat suatu hasil karya.

Banyak sekali beberapa cara yang bisa dijadikan sebagai sumber inspirasi bagi para crafter, baik dari lingkungan sekitar maupun melalui media elektronik. Berikut ini adalah 10 hal yang bisa menjadi sumber atau mendatangkan inspirasi dalam berkarya menurut versi Ayumna ( * dengan bergaya ala presenter TV, hehee :p) :

1. Penelusuran melalui video sharing
Atau yang biasa kita kenal dengan Youtube-ing. Banyak sekali para crafter yang berbagi video tutorial hasil karyanya di layanan video sharing ini dengan harapan bisa berbagi ilmu dan menjadi sumber inspirasi bagi orang lain. Website video sharing yang biasa kita kenal adalah "Youtube", dan ada pula situs layanan video sharing yang serupa seperti "Vimeo".

2. Blog walking
Adalah istilah untuk kegiatan berkunjung ke suatu situs / blog orang lain. Aktifitas ini juga sering aku lakukan untuk mendapatkan ide segar bahkan secara cuma-cuma hanya dengan berkunjung di situs / blog yang berbagi ilmu tentang tutorial seputar craft atau kerajinan handmade.

3. Media sosial
Merupakan salah satu media yang patut dipertimbangkan untuk mendapatkan inspirasi. Banyak para craft-blogger yang menghubungkan situs / blog-nya ke layanan media sosial (medsos) seperti Pinterest, Instagram, Facebook untuk memudahkan berinteraksi dengan para pembacanya. Bahkan di FB udah banyak banget nih komunitasnya, biasanya mereka terkumpul dalam suatu grup FB. 

4. Buku tutorial kerajinan handmade
Buku ini bisa didapatkan di toko buku di sekitar kita dan juga banyak dijual secara online. Walaupun sudah banyak tutorial kerajinan handmade gratis yang bertebaran di dunia maya, namun buku ini masih mempunyai daya tarik tersendiri bagi peminatnya .

5. Pameran craft / handmade
Mengunjungi pameran kerajinan sangat membantu mendatangkan ide fresh karena kita bisa bertemu dan melihat langsung berbagai macam karya dari beragam bahan buatan crafter dari berbagai kalangan di dalam suatu ruangan. Selain juga bisa bertemu langsung dengan para crafter di sana untuk sekedar bersosialisasi, nggak sedikit juga dari mereka yang dengan senang hati bersedia untuk diajak sharing mengenai barang buatannya.

6. Handmade e-commerce
Adalah situs jual beli online yang khusus menjual barang kerajinan handmade. Situs handmade e-commerce yang cukup dikenal di seluruh dunia salah satunya adalah Etsy. Walaupun hanya dengan sekedar melihat-lihat koleksi yang dijual oleh beberapa crafter, tapi kegiatan ini cukup membantu kita untuk mendapatkan inspirasi tentang kreasi terbaru atau yang sedang kekinian di dunia crafting luar negeri :D . Eh eh, di Indonesia pun juga sudah ada loh situs jual beli online khusus benda kerajinan ini. Udah pada tau belum? 

7. Televisi ( TV )
Nonton TV juga nggak kalah berperan sebagai bahan inspirasi dalam berkreasi. Walaupun cuman lagi nonton sinetron atau acara gosip (*eits jangan deh ghibah itu dosa 😛), ambil sisis positifnya aja ya. Dari acara itu kita juga bisa kan mendapatkan inspirasi untuk berkarya, seperti mencontoh bentuk fashion mulai dari pakaian bahkan aksesoris yang mereka kenakan dan mengembangkannya ke dalam kreasi handmade sesuai dengan ciri khas dan kreatifitas kita masing-masing. Selain itu, sekarang ini juga sudah mulai bermunculan program TV lokal kita yang acaranya berisikan tutorial kreasi handmade.

8. Kebutuhan pribadi
Mendadak membutuhkan barang tertentu justru seringkali malah mendatangkan inspirasi untuk berkarya secara tiba-tiba. Seperti misalnya saat ingin tampil maksimal pada saat menghadiri pesta pernikahan kerabat, ternyata nggak punya tas yang match sama pakaian yang akan kita pakai. Yang kayak gini nih yang bakalan bikin kita tetiba punya ide untuk bikin sendiri tas yang sedang kita butuhkan, sekaligus juga melatih kreatifitas kita.

9. Refreshing
Sesekali manfaatkan waktu luang untuk refreshing, walaupun hanya sekedar jalan-jalan ke mall contohnya *bukan berarti harus shopping kan ya :D . Jadikan aktifitas ini juga sebagai kegiatan refreshing untuk menambah inspirasi dalam berkarya, walaupun cuman lihat-lihat barang kece yang dipajang di setiap etalase toko, trus kabur deh gak belinapa-apa 😆 . Bagaikan pepatah sambil menyelam minum air, maka sambil nge-mall kita cuci mata cari inspirasi :p .

10. Pengen ama barang punya teman
Eh pengen atau iri sih? 😄 Point yang terakhir ini termasuk salah satu pengalaman pribadi aku :p . Tapi iri yang satu ini termasuk iri yang sehat, karena dengan adanya si "iri" yang satu ini, maka kita bisa terinspirasi dan dituntut agar lebih kreatif untuk dapat membuat karya yang serupa bahkan bisa mengembangkannya dengan menggunakan bahan dan menambahkan kreasi yang berbeda.


Itulah 10 sumber inspirasi kreasi handmade yang tentunya aku rangkum berdasarkan dari pengalaman pribadi maupun yang biasa terjadi di lingkungan sekitar aku. Kalau kalian sendiri, sering mendapatkan ide untuk berkreasi dari mana..??


1 Sep 2015

Membuat Jilbab Ombre dengan Bleaching

September 01, 2015 12
Siapa bilang nge-mall itu cuma bakalan habis - habisin duit kita? It's a big no no.. Bagi saya pribadi, cuci mata di mall atau pusat perbelanjaan justru semakin membantu saya mendapatkan inspirasi contekan baru.

Seperti saat saya sedang berada di salah satu stand pakaian muslim di salah satu mall di kota tempat tinggal saya tercinta Surabaya. Pandangan saya saat itu tertuju pada salah satu display jilbab persegi panjang atau biasa disebut pashmina, yang bermotif ombre. Ombre merupakan kata dalam bahasa Perancis yang artinya shading atau graduating. Jadi ombre bisa diartikan sebagai perpaduan gradasi warna, biasanya perpaduan dari warna mencolok/gelap menuju ke warna yang lebih terang, atau sebaliknya.


Makeover Jilbab Polos menjadi Jilbab Ombre dengan Bleaching
Pashmina Ombre Merah Maroon


Makeover Jilbab Polos menjadi Jilbab Ombre dengan Bleaching
Pashmina Ombre Orange



Melihat pashmina ombre yang dijual di stand tersebut, saya jadi teringat dengan pashmina polos saya di rumah yang jarang sekali saya pakai karena warna orange-nya yang terlalu mencolok bagi saya. Dalam hatiku bergumam "tidak ada salahnya jika saya mencoba mengubah pashmina polos saya itu menjadi pashmina ombre". Sambil senyum - senyum merekah karena baru saja mendapat inspirasi, saya pun segera berlalu dari toko pakaian muslim tersebut ( sebelum mbak-mbak penjualnya kecewa karena saya hanya melihat-lihat dagangannya tanpa membeli, hehehe :D ).

Karena warna pashmina saya orange cerah, maka yang akan saya lakukan adalah membuat gradasi warna dari orange cerah (warna aslinya) menuju ke warna yang lebih muda, dengan cara memudarkan sebagian warna orange cerahnya. Bagaimana caranya? Saya hanya memerlukan bantuan cairan bleaching alias cairan pemutih pakaian. Sangat mudah dan semua pasti bisa mencobanya.


Makeover Jilbab Polos menjadi Jilbab Ombre dengan Bleaching
Membuat Jilbab Ombre dengan Bleaching


Berikut bahan - bahan yang diperlukan untuk membuat jilbab ombre ini :

  1. Jilbab / pashmina (*direkomendasikan menggunakan pashmina cashmere atau jilbab lain dengan bahan yang serupa)
  2. Pemutih pakaian
  3. Baskom / gayung
  4. Air
  5. Karet / tali
  6. Sarung tangan latex / plastik

Makeover Jilbab Polos menjadi Jilbab Ombre dengan Bleaching


Cara makeover jilbab polos menjadi jilbab ombre ini adalah sebagai berikut:

    * Catatan :
    Sebelum memulai, sebaiknya gunakan sarung tangan plastik/latex untuk mencegah alergi terhadap cairan pemutih pakaian/bleaching.

  1. Siapkan jilbab polos yang ingin di-ombre warnanya. Pastikan jilbab dalam keadaan bersih, untuk membantu memudahkan proses bleaching. Jika tidak yakin bisa dibilas terlebih dahulu dengan air bersih lalu peras.
    Pada tutorial kali ini, saya mengunakan pashmina cashmere berwarna orange dan jilbab paris polos berwarna hijau sebagai bahan perbandingan mengingat jenis bahan dari kedua jilbab tersebut sangatlah berbeda.

  2. Makeover Jilbab Polos menjadi Jilbab Ombre dengan Bleaching



  3. Lipat jilbab dan ikat menjadi dua bagian (atau lebih) menggunakan karet, seperti pada gambar di bawah ini. Ikatan ini digunakan sebagai penanda bagian yang akan di-ombre, selain itu juga membantu memberikan efek perubahan gradasi warna sedikit bermotif.
    Di sini saya hanya membuat 2 perubahan gradasi warna. Pada gambar di bawah ini, bagian A akan saya biarkan tetap sebagai warna aslinya, dan bagian B adalah bagian yang nantinya akan saya ubah warnanya menjadi lebih muda (dipudarkan).

  4. Makeover Jilbab Polos menjadi Jilbab Ombre dengan Bleaching



  5. Masukkan pemutih pakain ke dalam baskom (bisa juga menggunakan gayung seperti yang saya pakai). Sengaja saya menggunakan gayung karena gagang gayung bisa saya manfaatkan untuk menggantung sisa kain yang tidak terendam, agar air rendaman tidak mudah merembes ke bagian kain yang tidak terendam.
    Kemudian rendam bagian jilbab B ke dalam pemutih pakaian.

    Makeover Jilbab Polos menjadi Jilbab Ombre dengan Bleaching

    NB :
    * Untuk pashmina chasmere, karena sifat bahannya yang lembut dan tekstur bahan mudah rapuh, maka saya hanya menggunakan 2 tutup botol pemutih pakaian ditambahkan dengan air hingga mencapai 1 gayung, lalu rendam di dalam larutan tersebut selama kurang lebih 15-30 menit.

    * Untuk jilbab paris, karena sifat kainnya yang kurang menyerap air maka saya hanya menggunakan pemutih pakaian (tanpa air), dan direndam minimal selama 8 jam.

    * Hasil perubahan warna tidak menentu pada setiap jilbab, tergantung pada lama perendaman serta jenis maupun warna bahan.

    * Jika menginginkan warna yang lebih pudar, maka dapat ditambahkan komposisi pemutih atau menambahkan waktu rendaman yang lebih lama lagi.


  6. Setelah selesai merendam, angkat dan segera bilas dengan air hingga bersih lalu diperas. Dan karena dapat dipastikan bahwa kalian akan semakin tidak sabaran untuk segera memakainya :p , maka segera cuci dan rendam sebentar di dalam pewangi pakaian sebelum dikeringkan untuk menghilangkan  bau menyengat dari pemutih pakaian. 

Dan ini dia hasilnya, jilbab ombre ala Ayumna. Yeeeiiyy, berasa punya jilbab baru kan?? :D


Makeover Jilbab Polos menjadi Jilbab Ombre dengan Bleaching
Hasil Pashmina Ombre


Makeover Jilbab Polos menjadi Jilbab Ombre dengan Bleaching
Hasil Jilbab Paris Ombre


Makeover Jilbab Polos menjadi Jilbab Ombre dengan Bleaching
Hasil Jilbab Paris Ombre Gradasi 3 Warna